KCD Pendidikan Pandeglang bungkam atas polemik rencana lokasi gedung SMKN 17

Gedung KCD Dindikbud wilayah Pandeglang, FOTO: bantenraya.com/Yanadi

Pandeglang, FAMILY
- Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten wilayah Pandeglang, belum memberikan tanggapan terkait polemik rencana lokasi pembangunan gedung SMKN 17 daerah itu yang dinilai memberatkan siswa dan orang tua karena dianggap terlalu jauh dari sebelumnya.

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp, pihak KCD tidak merespon atau belum memberikan tanggapan apapun terkait polemik tersebut.

Saat ini, sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) 17 Pandeglang masih menumpang atau berada satu atap dengan SMPN 3 Cigeulis yang berlokasi di Kampung Camara, Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Namun, pembangunan gedung baru direncanakan akan dilakukan di Desa Tarumanegara, yang berjarak kurang lebih sekitar 18 kilometer dari lokasi semula.

Prihal tersebut, Sekretaris umum Badak Banten Perjuangan (BBP) DPC Kabupaten Pandeglang, menilai keputusan mengenai lokasi pembangunan gedung baru itu tidak dipertimbangkan dengan matang, 

"Dengan pindahnya lokasi yang jauh itu akan berdampak kepada persoalan ekonomi, putus sekolah (berhenti), karena dari lokasi sekarang itu jaraknya sekitar kurang lebih 18 kilometer dan juga tidak ada akses transportasi kendaraan umum," katanya dikutip dari Literasipublik.id di Pandeglang, Rabu.

Menurutnya, ketidaksesuaian lokasi ini membuat para wali murid kebingungan mencari solusi terbaik. Selain faktor jarak dan biaya, tidak tersedianya angkutan umum ke lokasi baru menjadi kendala utama bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka, sehingga hal tersebut, kata dia, perlu adanya pertimbangan dari pihak terkait.

Dirinya juga mengatakan seharusnya Kepala Sekolah dan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten tidak ambil keputusan secara sepihak, karena kata dia, kenapa harus berpindah ke lokasi yang jauh

"Ada lahan tanah yang puluhan meter jaraknya dari lokasi saat ini, tapi kenapa memilih lokasi yang jauh yaitu di Desa Tarumanegara," ujarnya.

hingga berita ini diterbitkan, Kepala KCD Pendidikan Kabupaten Pandeglang belum ada tanggapan terkait polemik pemindahan lokasi tersebut.

Lebih baru Lebih lama